Mempawah

Lulus 100 Persen, SDN 01 Sungai Pinyuh Lepas 57 Peserta Didik dengan Tradisi Basah-basahan

×

Lulus 100 Persen, SDN 01 Sungai Pinyuh Lepas 57 Peserta Didik dengan Tradisi Basah-basahan

Sebarkan artikel ini
Momen pengumuman kelulusan di SDN 01 Sungai Pinyuh.
Momen pengumuman kelulusan di SDN 01 Sungai Pinyuh.

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – SD Negeri 01 Sungai Pinyuh menggelar kegiatan pengumuman kelulusan dan pelepasan peserta didik kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 di halaman sekolah, Senin. Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh keceriaan sebagai penutup masa pendidikan para peserta didik di jenjang sekolah dasar.

Kepala SDN 01 Sungai Pinyuh, Suyanto, mengatakan sebanyak 57 peserta didik dinyatakan lulus 100 persen. Jumlah tersebut terdiri dari 25 peserta didik laki-laki dan 32 peserta didik perempuan.

“Alhamdulillah tahun ini SDN 01 Sungai Pinyuh meluluskan 57 peserta didik dan seluruhnya lulus 100 persen,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pengumuman kelulusan peserta didik kelas VI, sesi foto bersama, serta doa penutup sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan bagi para lulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Suasana haru bercampur bahagia tampak mewarnai kegiatan tersebut. Sebagai penutup, para peserta didik mengikuti tradisi mandi basah yang menjadi simbol kegembiraan setelah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di sekolah dasar.

Tradisi tersebut semakin meriah dengan dukungan tim Pemadam Kebakaran Jaguar Sungai Pinyuh yang membantu menyemarakkan kegiatan menggunakan semprotan air. Kehadiran tim pemadam kebakaran disambut antusias para peserta didik dan menambah semarak suasana perpisahan di lingkungan sekolah.

Suyanto menjelaskan, kegiatan pelepasan tahun ini sengaja dilaksanakan secara sederhana di lingkungan sekolah tanpa memungut biaya dari orang tua atau wali peserta didik.

Menurutnya, pihak sekolah juga tidak mengadakan kegiatan perpisahan di luar sekolah maupun ke lokasi wisata dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi orang tua serta aspek keselamatan peserta didik.

“Kami tidak mengutip biaya dari orang tua. Kegiatan cukup dilaksanakan di lingkungan sekolah sesuai ketentuan dan surat edaran yang berlaku,” katanya. *** (Bung Ranie)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *