Mempawah

8 Orang Peserta Didik Lulus, SD Bunda Sungai Pinyuh akan Tutup Permanen

×

8 Orang Peserta Didik Lulus, SD Bunda Sungai Pinyuh akan Tutup Permanen

Sebarkan artikel ini
Momen foto bersama angkatan terakhir SD Bunda Sungai Pinyuh.
Momen foto bersama angkatan terakhir SD Bunda Sungai Pinyuh, Selasa 2 Juni 2026/Foto Jejaring Kalbar

SUNGAI PINYUH, JEJARING KALBAR – Suasana haru menyelimuti kegiatan pengumuman kelulusan peserta didik kelas VI SD Bunda Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (2/6/2026). Sebanyak delapan peserta didik yang merupakan angkatan terakhir sekolah tersebut dinyatakan lulus 100 persen.

Kelulusan tahun ini menjadi momen yang istimewa sekaligus penuh emosional karena menandai berakhirnya perjalanan SD Bunda Sungai Pinyuh sebagai lembaga pendidikan dasar. Setelah menamatkan angkatan terakhirnya, sekolah tersebut akan menghentikan kegiatan pembelajaran.

Salah seorang tenaga pengajar, Ela, mengungkapkan rasa syukur atas kelulusan seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di sekolah tersebut.

“Yang lulus ada delapan orang dan semuanya lulus 100 persen. Ini memang angkatan terakhir kami,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah peserta didik di sekolah itu terus menurun dalam beberapa tahun terakhir hingga hanya tersisa delapan siswa pada tahun ajaran ini. Meski demikian, proses pembelajaran tetap berlangsung dengan baik hingga para peserta didik berhasil menyelesaikan pendidikan mereka.

Menurut Ela, berbagai tantangan yang dihadapi selama proses belajar mengajar dapat diatasi berkat kerja sama dan dedikasi para tenaga pendidik. Dengan jumlah guru yang terbatas, berbagai tugas dan tanggung jawab dijalankan secara bersama-sama demi memastikan kegiatan belajar tetap berjalan.

“Guru di sini hanya dua orang. Karena ini angkatan terakhir, kami berusaha mendampingi mereka sampai selesai,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun sekolah akan ditutup, yayasan yang menaunginya masih akan tetap berlanjut dengan kegiatan lain di bidang pendidikan maupun sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Ela berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya dan meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, salah seorang lulusan, Valleri, mengaku merasa sedih karena harus berpisah dengan teman-teman dan para guru yang selama ini mendampinginya.

“Sedih karena sudah tidak bersama lagi,” ungkapnya.

Setelah lulus dari SD Bunda Sungai Pinyuh, Valleri berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama. Ia berharap dapat memperoleh pengalaman belajar yang baru dan terus mengembangkan kemampuannya.

Kelulusan delapan peserta didik tahun ini menjadi penutup perjalanan SD Bunda Sungai Pinyuh yang selama ini turut berkontribusi dalam dunia pendidikan di Sungai Pinyuh.

Kendati kegiatan pembelajaran berakhir, kenangan serta pengabdian para guru dalam mendidik generasi muda akan tetap menjadi bagian dari sejarah sekolah.

Sementara itu, Pengawas Sekolah, Liniati Agustina mengapresiasi keberhasilan guru sekolah memperjuangkan anak didiknya hingga lulus, walaupun itu angkatan terakhir. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *