SAMBAS, JEJARING KALBAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, bersama Bendahara DPC PDIP Sambas Hendro Sudomo dan Ketua Taruna Merah Putih Kabupaten Sambas, Henry, mengawal enam pemain muda asal Kabupaten Sambas yang memperkuat Tim Kalimantan Barat pada ajang Soekarno Cup U-17 2026 di Surabaya, Jawa Timur.
Enam pemain tersebut yakni Sergio Sentibanes asal Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung, yang merupakan siswa SMAN 1 Sejangkung; Figo Olanka Fonklie asal Desa Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, siswa SMAN 1 Teluk Keramat; serta Alim Mustaghfir Naim asal Desa Mentibar, Kecamatan Paloh, siswa SMKN 1 Paloh.
Selanjutnya Khadafi asal Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat, siswa SMAN 2 Teluk Keramat; Abdul Rasyid asal Desa Sekumbak, Kecamatan Teluk Keramat, siswa SMKN 1 Teluk Keramat; serta Muhammad Abi Rehan asal Sengawang, siswa SMAN 3 Teluk Keramat.
Pada laga perdana yang berlangsung Selasa (11/8/2026) kemarin, Banteng Kalimantan Barat sukses meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Banteng Maluku Raya. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Tantangan berat telah menanti Banteng Kalimantan Barat. Pada laga selanjutnya, tim akan menghadapi tuan rumah sekaligus juara bertahan Soekarno Cup U-17, Jawa Timur, serta Jawa Barat.
Ketua DPC PDIP Sambas, Ferdinan Syolihin, berpesan kepada seluruh pemain agar menjaga kesehatan dan kondisi fisik karena akan menghadapi lawan-lawan kuat.
“Jaga kesehatan dan kondisi fisik karena kita akan menghadapi lawan yang berat. Besar harapan kami Banteng Kalimantan Barat bisa meraih poin maksimal,” ujar Ferdinan.
Ia juga meminta para pemain tampil sportif dan penuh semangat dalam setiap pertandingan. Menurutnya, kesempatan memperkuat Tim Kalimantan Barat di ajang tersebut menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.
“Bermain dengan sportif dan semangat. Tunjukkan kemampuan terbaik dan tetap jaga nama baik Kalimantan Barat,” pesannya.
Ferdinan berharap keenam pemain asal Sambas tersebut mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Banteng Kalimantan Barat sekaligus memanfaatkan turnamen sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka di dunia sepak bola. ***











