MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Wartawan senior Kalimantan Barat, Dian Sastra, kini resmi menyandang gelar adat Datok Petinggi Warta. Gelar tersebut dianugerahkan langsung oleh Istana Amantubillah Kesultanan Mempawah.
Penganugerahan berlangsung di lingkungan Istana Amantubillah dan dihadiri para pemangku adat, budayawan, serta perwakilan insan pers.
Pemberian gelar Datok Petinggi Warta merupakan bentuk penghargaan istana kepada individu yang dinilai memiliki jasa besar dalam dunia jurnalistik, khususnya dalam menjaga kebenaran informasi dan mengangkat nilai-nilai budaya Melayu di ruang publik.
Dian Sastra menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan gelar yang disandangnya akan menjadi pengingat untuk terus menulis secara jujur, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya berterima kasih kepada Istana Amantubillah Mempawah. InsyaAllah gelar ini akan saya jaga dengan terus bekerja profesional dan mengabdi melalui tulisan,” kata Dian.
Dengan penyematan gelar adat ini, Dian Sastra menjadi salah satu insan pers di Kalbar yang mendapat pengakuan dari lembaga adat. Hal ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pers, adat, dan budaya di Kalimantan Barat. (Bung Ranie)












