Dinas PPKH Sambas

Hendy Wijaya: Data Populasi Ternak Jadi Dasar Perencanaan

×

Hendy Wijaya: Data Populasi Ternak Jadi Dasar Perencanaan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya/Dok Istimewa
Kepala Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya/Dok Istimewa

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Data populasi dan persebaran ternak menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung perencanaan pembangunan sektor peternakan di Kabupaten Sambas. Informasi yang akurat dapat membantu pemerintah memetakan kondisi usaha peternakan masyarakat serta menentukan kebutuhan pelayanan dan pembinaan.

Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengatakan pendataan ternak diperlukan untuk mendukung penyusunan program yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

“Data populasi dan persebaran ternak sangat penting sebagai dasar perencanaan. Dengan data yang akurat, kebutuhan peternak dapat dipetakan sehingga pelayanan dan pembinaan sektor peternakan bisa lebih terarah,” ujarnya.

Data populasi dapat memberikan gambaran mengenai jenis ternak yang dipelihara masyarakat serta persebarannya di berbagai wilayah. Informasi tersebut juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memperkirakan kebutuhan pelayanan kesehatan hewan dan kegiatan pengawasan.

Selain jumlah ternak, pendataan peternak juga diperlukan untuk memahami karakteristik usaha yang dijalankan. Informasi mengenai skala usaha, lokasi pemeliharaan, dan pola pengembangbiakan dapat membantu pemerintah menentukan bentuk pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing peternak.

Pembaruan data secara berkala juga penting dilakukan karena populasi ternak dapat berubah akibat kelahiran, kematian, penjualan, pembelian, maupun perpindahan ternak. Pencatatan yang konsisten dapat membantu menggambarkan perubahan populasi secara lebih akurat.

Data yang baik juga dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebutuhan sarana pendukung, tenaga teknis, serta pelayanan kesehatan hewan. Karena itu, ketepatan sumber dan metode pengumpulan data perlu diperhatikan agar informasi yang digunakan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

Melalui pendataan yang akurat dan berkelanjutan, perencanaan pembangunan peternakan di Kabupaten Sambas diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif. Data tersebut menjadi salah satu dasar untuk memahami kebutuhan peternak dan mendukung pengembangan sektor peternakan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *