SAMBAS, JEJARING KALBAR – Keluarga nelayan di Kabupaten Sambas dapat mengembangkan usaha alternatif sebagai sumber pendapatan tambahan untuk mengurangi ketergantungan pada hasil tangkapan ikan. Peluang tersebut dapat disesuaikan dengan keterampilan keluarga, ketersediaan bahan baku, serta potensi ekonomi di lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, menyampaikan bahwa pengembangan usaha alternatif dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ekonomi keluarga nelayan, terutama ketika aktivitas melaut terkendala cuaca atau perubahan musim.
“Diversifikasi usaha dapat menjadi salah satu pilihan bagi keluarga nelayan untuk mengembangkan sumber pendapatan. Peluang yang ada perlu disesuaikan dengan kemampuan masyarakat dan potensi daerah agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selama ini, pendapatan nelayan dapat dipengaruhi kondisi cuaca, musim, serta ketersediaan ikan di perairan. Ketika aktivitas penangkapan terganggu, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pemasukan keluarga sehingga sumber pendapatan alternatif dapat menjadi pertimbangan.
Salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah, seperti ikan asin, ikan salai, dan kerupuk ikan. Selain itu, keluarga nelayan dapat mempertimbangkan usaha pendukung sektor perikanan maupun kegiatan produktif lain sesuai keterampilan dan kebutuhan pasar.
Meski demikian, pengembangan usaha tambahan perlu direncanakan secara matang. Perhitungan modal, biaya operasional, ketersediaan bahan baku, dan peluang pemasaran perlu menjadi pertimbangan agar usaha yang dijalankan tidak menimbulkan beban keuangan baru bagi keluarga.
Peningkatan keterampilan dan kemampuan mengelola usaha juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan diversifikasi pendapatan. Dengan perencanaan yang tepat, keluarga nelayan diharapkan dapat memanfaatkan potensi lokal untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif di luar penangkapan ikan.
Pengembangan usaha alternatif tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih beragam bagi keluarga nelayan di Kabupaten Sambas. Pemanfaatan potensi lokal secara optimal dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dalam menghadapi perubahan kondisi usaha perikanan.













