SAMBAS, JEJARING KALBAR – Budidaya ikan air tawar berpotensi menjadi salah satu peluang usaha bagi masyarakat Kabupaten Sambas untuk mengembangkan kegiatan ekonomi di sektor perikanan. Usaha ini dapat menjadi alternatif selain penangkapan ikan, dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan dan kebutuhan pasar.
Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Junihardy, menyampaikan bahwa pengembangan budidaya ikan perlu disesuaikan dengan potensi wilayah serta kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha.
“Budidaya ikan air tawar dapat menjadi peluang usaha yang perlu dikembangkan sesuai potensi daerah. Namun, masyarakat perlu memperhatikan teknik pemeliharaan, ketersediaan sarana produksi, dan peluang pemasaran agar usaha dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, pemilihan jenis ikan perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan air, serta permintaan konsumen. Ketersediaan benih berkualitas juga menjadi faktor penting untuk mendukung keberhasilan budidaya.
Selain itu, pembudidaya perlu menjaga kualitas air, mengatur kepadatan ikan, memberikan pakan sesuai kebutuhan, serta memantau kondisi ikan selama masa pemeliharaan. Pengelolaan yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko kematian ikan dan menyebabkan kerugian usaha.
Perencanaan modal juga perlu diperhatikan, termasuk biaya pembelian benih, pakan, sarana produksi, dan kebutuhan operasional lainnya. Perhitungan yang matang dapat membantu pembudidaya memperkirakan biaya produksi serta menentukan langkah usaha hingga masa panen.
Aspek pemasaran tidak kalah penting dalam pengembangan budidaya ikan air tawar. Pembudidaya perlu mempertimbangkan kebutuhan pasar dan kemampuan penyerapan hasil panen agar produksi yang dihasilkan memiliki peluang untuk dipasarkan secara optimal.
Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, budidaya ikan air tawar diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif usaha produktif bagi masyarakat Kabupaten Sambas. Pengembangan sektor ini juga berpeluang mendukung pemanfaatan potensi perikanan lokal dan menambah pilihan sumber pendapatan masyarakat.











