SAMBAS, JEJARING KALBAR – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi air sungai di Kecamatan Tebas yang keruh dalam beberapa waktu terakhir, Kamis 21 Mei 2026.
Keluhan itu disampaikan warga karena Sungai Tebas selama ini menjadi sumber utama kebutuhan air masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi, mencuci dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Kondisi air sungai yang keruh tersebut disebut dirasakan masyarakat mulai dari wilayah Tebas Sungai hingga Tebas Kuala. Warga menduga keruhnya air dipicu aktivitas tambang ilegal di wilayah hulu sungai.
Namun masyarakat belum dapat memastikan secara langsung lantaran lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas tambang berada jauh di dalam hutan dan sulit dijangkau.
Mendengar keluhan tersebut, Ferdinan meminta dinas teknis terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi Sungai Tebas.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan penyebab keruhnya air agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Karena ini menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari, saya minta dinas teknis turun ke lapangan melihat langsung kondisi di sana,” ujarnya. ****












