Sambas

Dinas PPKH Sambas Imbau Peternak Waspada Penyakit Mulut dan Kuku Jelang Iduladha

×

Dinas PPKH Sambas Imbau Peternak Waspada Penyakit Mulut dan Kuku Jelang Iduladha

Sebarkan artikel ini
Hewan ternak sapi di Kabupaten Sambas yang sehat.
Hewan ternak sapi di Kabupaten Sambas yang sehat/Foto Jejaring Kalbar

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas mengimbau peternak meningkatkan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjelang Iduladha, Kamis 21 Mei 2026.

Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Junihardy mengatakan kewaspadaan penting dilakukan karena mobilitas ternak biasanya meningkat menjelang hari raya kurban.

“Peternak kami minta tetap waspada terhadap PMK dan rutin memantau kondisi kesehatan ternaknya,” ujarnya.

Ia mengatakan, meski hingga saat ini Kabupaten Sambas masih tercatat zero kasus PMK, langkah antisipasi tetap harus dilakukan untuk mencegah masuknya virus dari luar daerah.

Menurut Junihardy, ada sejumlah ciri yang perlu diperhatikan peternak apabila hewan ternaknya diduga terpapar PMK. Di antaranya hewan mengalami demam, keluar air liur berlebihan, luka atau lepuh pada bagian mulut dan lidah, nafsu makan menurun serta terlihat pincang akibat luka pada kuku.

“Hewan yang terkena PMK biasanya juga tampak lemas dan sulit berdiri. Kalau ada gejala seperti itu segera laporkan ke petugas kesehatan hewan,” katanya.

Selain pengawasan kesehatan ternak, Dinas PPKH Sambas juga terus melaksanakan vaksinasi PMK sebagai langkah pencegahan. Berdasarkan laporan pengendalian dan penanggulangan PMK Provinsi Kalimantan Barat per 13 Mei 2026, Sambas masih belum ditemukan kasus PMK.

Junihardy menambahkan, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada peternak terkait pentingnya menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas ternak yang tidak jelas asal-usulnya serta memastikan ternak dalam kondisi sehat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *