DPRD Mempawah

Mempawah Juara II MTQ Kalbar, Safruddin Asra: Mempertahankan Lebih Sulit Daripada Meraihnya

×

Mempawah Juara II MTQ Kalbar, Safruddin Asra: Mempertahankan Lebih Sulit Daripada Meraihnya

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Mempawah Safruddin Asra dalam momen pelepasan Kafilah MTQ Kabupaten Mempawah.
Ketua DPRD Mempawah Safruddin Asra dalam momen pelepasan Kafilah MTQ Kabupaten Mempawah.

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Kabupaten Mempawah harus turun satu peringkat pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Setelah tujuh kali berturut-turut menjadi juara umum, Mempawah tahun ini harus puas berada di posisi runner-up.

Juara umum MTQ ke-34 Kalimantan Barat diraih Kabupaten Kubu Raya.

Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, meminta hasil tersebut tidak disikapi sebagai sebuah kegagalan, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pola pembinaan kafilah ke depan.

Menurut Safruddin, mempertahankan prestasi yang telah diraih selama bertahun-tahun bukan perkara mudah. Karena itu, ia mengapresiasi perjuangan seluruh kafilah Mempawah yang telah membawa nama daerah dalam ajang MTQ tingkat provinsi.

“Mempertahankan prestasi itu jauh lebih sulit daripada meraihnya. Karena itu, apa yang sudah diperjuangkan seluruh kafilah Mempawah patut kita apresiasi dan hargai,” ujarnya.

Safruddin mengatakan, capaian runner-up harus menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai aspek pembinaan yang selama ini dilakukan.

Evaluasi diperlukan untuk mengetahui kekurangan sekaligus menentukan langkah perbaikan agar Mempawah dapat kembali bersaing memperebutkan posisi terbaik.

“Jangan melihat hasil ini semata-mata sebagai kekalahan. Justru ini harus menjadi bahan evaluasi agar kita bisa mengetahui apa yang masih kurang dan apa yang perlu diperbaiki,” katanya.

Ia menekankan pembinaan peserta MTQ perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjelang pelaksanaan perlombaan.

Pembinaan jangka panjang dinilai penting untuk menjaga kualitas sekaligus mempersiapkan regenerasi qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta peserta pada berbagai cabang yang diperlombakan.

Safruddin juga mendorong pemerintah daerah bersama lembaga terkait, pelatih, pendamping dan seluruh pihak yang terlibat untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih matang berdasarkan hasil MTQ ke-34.

“Runner-up ini harus menjadi cambuk bagi kita untuk bangkit. Kita evaluasi bersama, kita perbaiki pembinaan dan persiapannya, sehingga pada MTQ berikutnya Mempawah bisa kembali merebut prestasi terbaik,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tetap memberikan dukungan kepada seluruh kafilah Mempawah. Menurutnya, pencapaian dalam MTQ merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan pemerintah daerah, pelatih, pendamping, keluarga hingga masyarakat.

Safruddin menilai hasil MTQ ke-34 Kalbar harus dijadikan pijakan untuk memperkuat kembali pembinaan dan meningkatkan kualitas generasi Qurani di Kabupaten Mempawah.

Dengan evaluasi dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, ia optimistis Mempawah dapat kembali tampil lebih kompetitif pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat berikutnya. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *