Dinas PPKH Sambas

Junihardy Ingatkan Peternak Sambas Pentingnya Manajemen Usaha

×

Junihardy Ingatkan Peternak Sambas Pentingnya Manajemen Usaha

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Junihardy, S.Pi.
Sekretaris Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Junihardy, S.Pi./Foto Jejaring Kalbar

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Pengelolaan usaha yang terencana menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan peternakan rakyat di Kabupaten Sambas. Peternak perlu memperhatikan biaya operasional, pertumbuhan ternak, kesehatan, hingga hasil penjualan agar dapat menilai perkembangan usaha secara lebih terukur.

Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Junihardy, mengatakan manajemen usaha diperlukan agar peternak dapat mengelola sumber daya yang dimiliki dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi usaha.

“Peternak perlu memahami biaya dan perkembangan usaha yang dijalankan. Pencatatan sederhana mengenai pengeluaran, kondisi ternak, dan hasil penjualan dapat membantu mengevaluasi usaha serta menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah berikutnya,” ujarnya.

Pencatatan biaya dapat membantu peternak mengetahui pengeluaran untuk pakan, pembelian bibit, pemeliharaan kandang, dan kebutuhan operasional lainnya. Informasi tersebut berguna untuk memperkirakan kebutuhan modal sekaligus membandingkan biaya yang dikeluarkan dengan pendapatan yang diperoleh.

Selain keuangan, pemantauan pertumbuhan dan kesehatan ternak juga perlu dilakukan secara berkala. Perubahan kondisi tubuh, nafsu makan, maupun perilaku ternak dapat menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk mengetahui kondisi pemeliharaan dan mengantisipasi gangguan kesehatan.

Pengelolaan pakan turut berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha. Peternak perlu menyesuaikan pemberian pakan dengan jenis dan kebutuhan ternak, serta memastikan ketersediaan air minum dan kondisi kandang yang mendukung pemeliharaan.

Dalam menentukan waktu penjualan, peternak juga perlu mempertimbangkan kondisi ternak, kebutuhan modal, biaya pemeliharaan, dan harga pasar. Pertimbangan tersebut dapat membantu peternak mengambil keputusan dengan lebih cermat, bukan semata-mata berdasarkan perkiraan.

Dengan manajemen usaha yang baik, peternak diharapkan dapat memahami kondisi usahanya, mengendalikan pengeluaran, dan merencanakan pengembangan secara bertahap. Pengelolaan yang terukur menjadi salah satu upaya untuk mendukung keberlanjutan peternakan rakyat di Kabupaten Sambas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *