SAMBAS, JEJARING KALBAR – Evaluasi program menjadi salah satu langkah penting untuk menilai pelaksanaan pembangunan sektor perikanan, peternakan, dan kesehatan hewan di Kabupaten Sambas. Hasil evaluasi dapat digunakan untuk mengidentifikasi kendala sekaligus menentukan perbaikan agar program berikutnya lebih tepat sasaran.
Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Junihardy, menekankan pentingnya evaluasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas program dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Evaluasi dapat dilakukan dengan membandingkan rencana kegiatan dengan realisasi pelaksanaannya. Penilaian tidak hanya mencakup aspek administrasi, tetapi juga perlu melihat kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan masyarakat serta hasil yang dapat diukur dan dibuktikan.
Masukan dari masyarakat dan pelaku usaha juga dapat menjadi bahan evaluasi. Informasi mengenai pengalaman penerima layanan membantu mengidentifikasi kendala di lapangan dan bagian pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, evaluasi dapat mengungkap kendala teknis, keterbatasan sumber daya, maupun kebutuhan koordinasi dengan instansi lain. Setiap persoalan perlu ditelaah berdasarkan data dan kewenangan masing-masing pihak agar langkah perbaikan dapat ditentukan secara tepat.
“Evaluasi bukan sekadar menilai kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi juga menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan. Karena itu, hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kemampuan anggaran, dan ketentuan yang berlaku,” ujar Junihardy.
Melalui evaluasi dan tindak lanjut yang terarah, pelaksanaan program di sektor perikanan, peternakan, dan kesehatan hewan diharapkan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keterbukaan terhadap masukan serta penggunaan data yang dapat dipertanggungjawabkan juga penting untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan.











