Dinas PPKH Sambas

Junihardy Dorong Pemanfaatan Limbah Peternakan Jadi Pupuk Organik

×

Junihardy Dorong Pemanfaatan Limbah Peternakan Jadi Pupuk Organik

Sebarkan artikel ini
Contoh pupuk organik
Pupuk organik/Sumber Foto Internet/Ilustrasi Jejaring

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Limbah peternakan berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna, salah satunya pupuk organik. Pemanfaatan ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk mengurangi limbah sekaligus mendukung kegiatan pertanian di Kabupaten Sambas.

Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Junihardy, mengatakan limbah peternakan perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan pencemaran dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Limbah peternakan tidak selalu menjadi bahan yang terbuang. Jika dikelola dan diolah dengan tepat, limbah tersebut berpotensi dimanfaatkan kembali, salah satunya sebagai pupuk organik yang dapat mendukung kegiatan pertanian,” ujarnya.

Kotoran ternak mengandung bahan organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk setelah melalui proses pengolahan yang sesuai. Proses ini diperlukan untuk menghasilkan produk yang lebih layak digunakan sekaligus mengurangi risiko gangguan terhadap lingkungan.

Dalam pengelolaannya, peternak perlu memperhatikan lokasi pengumpulan dan penyimpanan limbah agar tidak mencemari saluran air maupun lingkungan permukiman. Penanganan yang kurang tepat juga dapat menimbulkan bau, mengundang serangga, dan mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Pengolahan menjadi pupuk organik membutuhkan pemahaman mengenai proses pengomposan, kondisi bahan, serta waktu pematangan. Pupuk yang belum matang sebaiknya tidak langsung digunakan karena perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi penggunaannya.

Pemanfaatan limbah peternakan juga membuka peluang keterkaitan antara sektor peternakan dan pertanian. Bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sisa kegiatan usaha dapat dimanfaatkan kembali sehingga berpotensi mengurangi limbah sekaligus menyediakan bahan pendukung bagi kegiatan pertanian.

Meski demikian, pengembangan produk pupuk organik tetap perlu memperhatikan kualitas hasil olahan, biaya pengolahan, serta kebutuhan pasar. Dengan pengelolaan yang tepat, pemanfaatan limbah peternakan dapat menjadi salah satu upaya mendukung kegiatan usaha masyarakat yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Sambas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *