SAMBAS, JEJARING KALBAR – Distribusi hasil perikanan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pemasaran produk nelayan di Kabupaten Sambas. Rantai distribusi yang berjalan baik dapat membantu menjaga kualitas ikan sekaligus membuka peluang pemasaran ke wilayah yang lebih luas.
Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Junihardy, menyampaikan bahwa kelancaran distribusi berperan penting dalam menghubungkan nelayan dengan pedagang, pelaku usaha pengolahan, hingga konsumen.
“Distribusi hasil perikanan perlu diperhatikan agar produk dapat sampai kepada konsumen dengan kualitas yang tetap terjaga. Selain itu, akses pasar yang baik juga penting untuk mendukung pemasaran dan pengembangan usaha masyarakat di sektor perikanan,” ujarnya.
Dalam proses pemasaran, hasil tangkapan nelayan dapat melalui beberapa tahapan sebelum sampai kepada konsumen. Karena itu, penanganan selama penyimpanan, pengangkutan, dan penjualan perlu dilakukan dengan baik untuk mengurangi risiko penurunan kualitas ikan.
Ketersediaan sarana penyimpanan, akses transportasi, serta informasi harga menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kelancaran distribusi. Jarak dari lokasi pendaratan ikan menuju pasar juga perlu diperhitungkan agar proses pengiriman berjalan efektif.
Perluasan akses pasar dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi nelayan untuk memasarkan hasil tangkapannya. Namun, hal tersebut perlu didukung ketersediaan pasokan, kualitas produk yang konsisten, serta kemampuan memenuhi kebutuhan pembeli.
Kerja sama antara nelayan, pedagang, dan pelaku usaha pengolahan juga berpotensi memperkuat rantai pemasaran hasil perikanan. Melalui hubungan usaha yang baik, produk perikanan dapat disalurkan sesuai kebutuhan pasar dan peluang pengembangan usaha dapat semakin terbuka.
Penguatan distribusi dan pemasaran diharapkan dapat mendukung pemanfaatan potensi perikanan Kabupaten Sambas secara optimal. Dengan demikian, hasil perikanan tidak hanya memiliki kualitas yang terjaga, tetapi juga peluang menjangkau konsumen yang lebih luas. ***











