DPRD Mempawah

Ini Dia 10 Aspirasi Sopir Truk Mempawah yang Diterima DPRD

×

Ini Dia 10 Aspirasi Sopir Truk Mempawah yang Diterima DPRD

Sebarkan artikel ini
Sopir truk demo di DPRD Kabupaten Mempawah menyampaikan aspirasinya terkait masalah solar subsidi.
Sopir truk demo di DPRD Kabupaten Mempawah menyampaikan aspirasinya terkait masalah solar subsidi.

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan Aliansi Sopir Kabupaten Mempawah terkait distribusi solar subsidi di wilayah tersebut.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Mempawah, Rabu (3/6/2026). Dalam pertemuan itu, DPRD menerima sedikitnya 10 poin yang menjadi keluhan sekaligus harapan para sopir truk.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan tindak lanjut DPRD bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan pihak terkait lainnya,” kata Safruddin.

Adapun 10 poin yang disampaikan Aliansi Sopir Kabupaten Mempawah yakni:

1. Solar subsidi dinilai tidak akan langka apabila didistribusikan sesuai peruntukan tanpa adanya praktik penimbunan maupun pelangsiran.

2. Masyarakat mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tertentu saat memperoleh solar subsidi.

3. Adanya kendaraan yang selalu mengantre di SPBU dan diduga melakukan penimbunan atau pengepulan solar subsidi.

4. Meminta DPRD memfasilitasi pertemuan dengan seluruh pihak terkait guna menyelesaikan persoalan distribusi solar subsidi.

5. Mendesak Dinas Perhubungan melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang parkir dalam waktu lama di pinggir jalan maupun sekitar SPBU.

6. Meminta kepastian langkah yang harus dilakukan masyarakat apabila masih ditemukan praktik pelangsiran maupun pungutan liar di SPBU.

7. Meminta dilakukan pengecekan terhadap kuota solar subsidi untuk nelayan, khususnya di wilayah Kuala dan Bakau.

8. Kepolisian akan membuat pengumuman yang dipasang di setiap SPBU sebagai bagian dari upaya penertiban dan sosialisasi.

9. Meminta kepolisian menindak tegas preman, operator nozzle yang melakukan pelanggaran, serta pelaku pungutan liar.

10. Dinas Perhubungan bersama pihak terkait dijadwalkan melakukan inspeksi mendadak ke SPBU untuk menindaklanjuti berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat.

Safruddin mengatakan DPRD akan mengawal hasil rapat tersebut agar tidak berhenti sebatas penyampaian aspirasi. Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan agar distribusi solar subsidi berjalan lebih tertib, transparan dan tepat sasaran.

Ia berharap langkah tindak lanjut yang disepakati dalam rapat dapat memberikan solusi terhadap persoalan yang selama ini dikeluhkan para sopir maupun masyarakat pengguna solar subsidi di Kabupaten Mempawah. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *