SAMBAS, JEJARING KALBAR – Pemanfaatan teknologi dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha perikanan dan peternakan di Kabupaten Sambas. Penerapannya dapat dimulai dari penggunaan teknologi sederhana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pelaku usaha.
Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, menyoroti pentingnya menyesuaikan pemanfaatan teknologi dengan skala usaha serta kondisi di lapangan.
Pada sektor perikanan budidaya, teknologi dapat membantu pembudidaya memantau kualitas air, mengatur pemberian pakan, dan mencatat pertumbuhan ikan. Pemilihan perangkat perlu mempertimbangkan biaya operasional, kemudahan penggunaan, serta manfaatnya terhadap kegiatan produksi.
Sementara itu, dalam sektor peternakan, pencatatan digital dapat digunakan untuk mendokumentasikan jumlah ternak, pemberian pakan, riwayat kesehatan, dan perkembangan reproduksi. Catatan yang tersusun dengan baik membantu peternak mengevaluasi pemeliharaan sekaligus memperkirakan kebutuhan usaha.
Pemanfaatan teknologi juga berpeluang mendukung pemasaran produk perikanan dan peternakan. Melalui saluran digital, pelaku usaha dapat memperkenalkan produk kepada calon pembeli dan memperluas jangkauan pemasaran. Namun, upaya tersebut tetap perlu diimbangi dengan kualitas produk, kepastian ketersediaan, dan kemampuan memenuhi pesanan.
Menurut Hendy, penerapan teknologi tidak harus dimulai dengan perangkat berbiaya tinggi. Pelaku usaha skala kecil dapat memulai dengan pencatatan sederhana melalui telepon pintar atau lembar kerja sebelum beralih ke sistem yang lebih kompleks sesuai kebutuhan.
“Teknologi perlu dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan kemampuan pelaku usaha. Langkah sederhana seperti pencatatan produksi secara rutin dapat membantu pelaku usaha mengevaluasi kegiatan dan mengambil keputusan dengan lebih terarah,” ujarnya.
Pemanfaatan teknologi yang tepat diharapkan dapat membantu pelaku usaha perikanan dan peternakan mengelola produksi secara lebih terukur. Dukungan edukasi dan pendampingan juga diperlukan agar teknologi yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi keberlanjutan usaha masyarakat.











