Sambas

Hendy Wijaya Tegaskan Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan Dukung Perikanan dan Ekonomi Masyarakat

×

Hendy Wijaya Tegaskan Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan Dukung Perikanan dan Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Hendy Wijaya hadir sebagai narasumber di Jawai dalam kegiatan sosialisasi mangrove.
Hendy Wijaya hadir sebagai narasumber di Jawai dalam kegiatan sosialisasi mangrove.

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Kepala Dinas Perikanan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, menjadi narasumber dalam Sosialisasi Program Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM) yang digelar di Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Balai Pengelolaan Ekosistem Gambut dan Mangrove (BPEGM) Kota Pontianak tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan ekosistem mangrove berbasis masyarakat sebagai implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2025 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

Dalam kegiatan itu, Hendy Wijaya menyampaikan materi mengenai kebijakan dan pemanfaatan ekosistem mangrove untuk mendukung sektor perikanan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Materi tersebut menjadi salah satu pembahasan utama bersama narasumber lain dari Pemerintah Desa Jawai Laut, Pemerintah Kabupaten Sambas, serta Yayasan Pemuda Konservasi Indonesia.

Hendy mengatakan ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungan sumber daya perikanan pesisir. Selain menjadi habitat berbagai biota laut, kawasan mangrove juga berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi dan menopang mata pencaharian masyarakat.

“Pengelolaan mangrove harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Mangrove yang terjaga akan memberikan manfaat besar bagi sektor perikanan, menjaga keseimbangan lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Hendy.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Perikanan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan siap mendukung berbagai program kolaboratif yang bertujuan melestarikan ekosistem mangrove, termasuk melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan pemanfaatan sumber daya perikanan yang ramah lingkungan.

Menurut Hendy, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan kawasan mangrove yang tetap lestari sekaligus produktif bagi pembangunan ekonomi daerah.

Sosialisasi Desa Mandiri Peduli Mangrove turut diisi dengan penyerahan bantuan simbolis, sesi diskusi, serta peninjauan lokasi kegiatan DMPM di Desa Jawai Laut sebagai bagian dari upaya memperkuat implementasi program pengelolaan mangrove berbasis masyarakat di Kabupaten Sambas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *