Ketapang

Bupati Ketapang Desak Pertamina Tambah Pasokan dan Percepat Distribusi BBM

×

Bupati Ketapang Desak Pertamina Tambah Pasokan dan Percepat Distribusi BBM

Sebarkan artikel ini
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo bertemu pihak Pertamina.
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo bertemu pihak Pertamina.

KETAPANG, JEJARING KALBAR – Bupati Ketapang Alexander Wilyo mendesak PT Pertamina Patra Niaga segera menambah pasokan dan mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul kelangkaan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sementara stok Pertalite dan Pertamax di beberapa titik dilaporkan habis karena masih menunggu pasokan.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menerbitkan surat resmi kepada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, dan seluruh pengelola SPBU di Kabupaten Ketapang. Melalui surat itu, pemerintah daerah meminta seluruh pihak segera mengambil langkah percepatan distribusi serta memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Bupati Alexander Wilyo menegaskan, kelangkaan BBM berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, kegiatan pelaku usaha, pelayanan publik, hingga distribusi barang dan jasa. Karena itu, Pertamina diminta segera menambah kuota pasokan dan mempercepat penyaluran BBM ke seluruh SPBU, terutama di wilayah yang mengalami kendala distribusi.

Selain meminta tambahan pasokan, pemerintah daerah juga menginstruksikan seluruh pengelola SPBU memberikan pelayanan sesuai ketentuan, menjaga ketersediaan stok, serta menyalurkan BBM secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

Untuk memastikan distribusi kembali normal, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Bupati juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan agar proses normalisasi pasokan dapat berjalan lancar.

“Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan ini hingga kebutuhan BBM masyarakat kembali terpenuhi. Kami ingin aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat segera kembali berjalan normal,” tegas Alexander Wilyo. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *