Ketapang

Salat Istisqa di Ketapang , Repalianto: Ikhtiar Bersama Memohon Turunnya Hujan

×

Salat Istisqa di Ketapang , Repalianto: Ikhtiar Bersama Memohon Turunnya Hujan

Sebarkan artikel ini
Salat Istiqsa di Ketapang.
Salat Istiqsa di Ketapang.

KETAPANG, JEJARING KALBAR — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto, menghadiri pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, Sabtu (5/9/2026) kemarin.

Salat sunah tersebut berlangsung di halaman Polres Ketapang dalam suasana khusyuk. Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi ikhtiar spiritual bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kemarau panjang dan kekeringan yang berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir, tasbih, dan tahmid yang dipimpin Ustadz KH. Muhammad Dudung Basuni. Setelah itu, jamaah melaksanakan Salat Istisqa dengan KH. Muhammad Dudung Basuni sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, KH. Muhammad Dudung Basuni mengingatkan bahwa Salat Istisqa tidak hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Salat Istisqa bukan semata-mata sholat meminta hujan, namun merupakan media atau sarana bagi kita untuk mengakui dosa kepada Allah SWT,” pesannya.

Ia juga mengajak jamaah memperbanyak istighfar, memohon ampunan, serta meningkatkan ketakwaan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan.

Pelaksanaan Salat Istisqa diikuti jamaah dengan penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Selain menjadi ikhtiar spiritual, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian bersama terhadap dampak kemarau panjang yang terjadi di sejumlah wilayah. Pemerintah dan berbagai pihak terus melakukan langkah teknis untuk membantu masyarakat terdampak, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *