Dinas PPKH Sambas

Hendy Wijaya Imbau Peternak Sambas Waspadai Gejala Penyakit Hewan

×

Hendy Wijaya Imbau Peternak Sambas Waspadai Gejala Penyakit Hewan

Sebarkan artikel ini
Contoh sapi ternak di Kabupaten Sambas/Foto Jejaring Kalbar
Contoh sapi ternak di Kabupaten Sambas/Foto Jejaring Kalbar

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Deteksi dini penyakit hewan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mengurangi risiko kerugian peternak di Kabupaten Sambas. Peternak perlu mengenali perubahan kondisi hewan agar gangguan kesehatan dapat segera diperiksa dan ditangani sesuai kebutuhan.

Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengatakan pengamatan kondisi ternak secara rutin perlu menjadi bagian dari kegiatan pemeliharaan.

“Peternak perlu memperhatikan kondisi ternaknya setiap hari. Jika ditemukan perubahan perilaku atau gejala yang tidak biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan hewan agar penyebabnya dapat diperiksa dan penanganannya sesuai,” ujarnya.

Sejumlah perubahan yang perlu diperhatikan antara lain penurunan nafsu makan, aktivitas yang tidak seperti biasanya, perubahan kondisi tubuh, gangguan pernapasan, dan perilaku yang berbeda dari kondisi normal. Gejala tersebut tidak selalu menunjukkan penyakit tertentu, tetapi dapat menjadi tanda bahwa ternak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pengamatan secara rutin juga membantu peternak mengetahui perubahan kondisi hewan sejak awal. Apabila beberapa ternak mengalami gangguan kesehatan dalam waktu bersamaan, peternak perlu segera melaporkannya kepada petugas kesehatan hewan untuk mendapatkan pemeriksaan dan arahan penanganan.

Penanganan penyakit perlu disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing ternak. Peternak sebaiknya tidak memberikan obat secara sembarangan tanpa petunjuk yang tepat karena dapat menyebabkan penanganan tidak sesuai dengan penyebab gangguan kesehatan.

Selain itu, kebersihan kandang, kualitas pakan, dan ketersediaan air minum perlu dijaga untuk mendukung kesehatan ternak. Jika terdapat hewan yang dicurigai sakit, pemisahan sementara dapat dipertimbangkan sesuai arahan petugas, terutama apabila terdapat risiko penularan kepada ternak lain.

Kewaspadaan dan pelaporan sejak dini diharapkan dapat membantu peternak mengambil langkah penanganan lebih cepat. Dengan memperhatikan kondisi ternak dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan hewan, risiko penyebaran penyakit serta kerugian usaha dapat diupayakan untuk diminimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *