Dinas PPKH Sambas

Dinas PPKH Sambas Rutin Gelar Vaksinasi Rabies untuk Hewan Penular

×

Dinas PPKH Sambas Rutin Gelar Vaksinasi Rabies untuk Hewan Penular

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Rabies
Ilustrasi Rabies/Istock

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas rutin melaksanakan vaksinasi rabies sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit rabies pada hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing, kucing, dan kera.

Sekretaris Dinas PPKH Kabupaten Sambas, Junihardy, mengatakan vaksinasi merupakan salah satu langkah penting untuk melindungi kesehatan hewan sekaligus mengurangi risiko penularan rabies kepada manusia. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan hewan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tersebut.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan program vaksinasi rabies. Pemilik hewan peliharaan diimbau agar memastikan hewannya mendapatkan vaksinasi sesuai anjuran petugas kesehatan hewan.

Dinas PPKH Kabupaten Sambas juga mengajak masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam memelihara hewan, termasuk menjaga kebersihan kandang, mengawasi aktivitas hewan, serta tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan.

Selain vaksinasi, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan dengan perilaku tidak biasa atau terdapat kasus gigitan hewan yang dicurigai berisiko menularkan rabies. Penanganan dan pelaporan yang cepat diperlukan agar langkah pencegahan dapat dilakukan sesuai prosedur.

Dinas PPKH Kabupaten Sambas mendorong masyarakat untuk berkoordinasi dengan petugas terkait informasi jadwal dan lokasi pelayanan vaksinasi rabies. Dengan demikian, pemilik hewan dapat mengetahui kesempatan untuk membawa hewan peliharaan mereka mendapatkan vaksinasi.

Melalui kegiatan vaksinasi yang rutin, Dinas PPKH Kabupaten Sambas berharap perlindungan terhadap hewan dan masyarakat dari ancaman rabies semakin meningkat. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pengendalian rabies di Kabupaten Sambas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *