Dinas PPKH Sambas

Dinas PPKH Sambas Imbau Warga Tak Meracun Ikan di Sungai Sentimok

×

Dinas PPKH Sambas Imbau Warga Tak Meracun Ikan di Sungai Sentimok

Sebarkan artikel ini
Sungai Sambas Kecil
Sungai Sambas

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas mengimbau masyarakat tidak menggunakan racun untuk menangkap ikan di Sungai Sentimok. Sungai yang masih memiliki ekosistem perairan yang perlu dijaga tersebut diharapkan tetap lestari dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Kepala Dinas PPKH Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengingatkan masyarakat agar menghindari praktik penangkapan ikan yang dapat merusak lingkungan perairan, termasuk menggunakan racun atau bahan kimia berbahaya.

Menurutnya, penggunaan racun tidak hanya mengancam ikan yang menjadi sasaran tangkapan, tetapi juga berpotensi membahayakan organisme air lainnya. Jika dilakukan secara berulang, praktik tersebut dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengancam keberlangsungan sumber daya ikan di Sungai Sentimok.

Sungai merupakan bagian penting dari lingkungan hidup yang perlu dijaga bersama. Karena itu, pemanfaatan sumber daya ikan hendaknya dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan agar populasi ikan tetap terjaga dan masyarakat dapat terus menikmati manfaatnya.

Dinas PPKH Kabupaten Sambas mengajak warga sekitar Sungai Sentimok untuk berperan aktif menjaga kelestarian sungai, termasuk tidak membuang bahan pencemar ke perairan serta mengingatkan masyarakat lainnya agar tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara yang merusak.

Selain berdampak terhadap ekosistem, praktik meracun ikan juga dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan apabila ikan yang terpapar dikonsumsi. Oleh sebab itu, masyarakat perlu menghindari penggunaan bahan berbahaya dalam aktivitas penangkapan ikan.

Melalui kesadaran dan partisipasi masyarakat, Sungai Sentimok diharapkan tetap terjaga sebagai habitat berbagai jenis ikan dan sumber daya alam yang bermanfaat bagi lingkungan serta kehidupan warga di sekitarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *