SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas mengingatkan nelayan dan pelaku usaha perikanan agar memperhatikan penanganan ikan setelah penangkapan untuk menjaga mutu dan nilai jual hasil perikanan.
Kepala Dinas PPKH Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, menekankan bahwa kualitas ikan perlu dijaga sejak diangkat dari perairan hingga sampai ke tangan konsumen. Penanganan yang kurang tepat dapat mempercepat penurunan mutu dan berpotensi menyebabkan kerugian bagi nelayan maupun pedagang.
Ikan yang telah ditangkap sebaiknya segera ditangani secara higienis dan dijaga pada suhu dingin menggunakan es yang bersih dengan jumlah memadai. Wadah penyimpanan juga perlu dijaga kebersihannya agar ikan tidak terkontaminasi selama proses pengangkutan.
Nelayan dan pedagang diimbau menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama serta tidak mencampurkan ikan yang masih segar dengan hasil tangkapan yang telah mengalami penurunan mutu. Penanganan yang baik dapat membantu mempertahankan kesegaran ikan selama distribusi.
Selain itu, kebersihan peralatan, tempat pendaratan, dan sarana pengangkutan perlu menjadi perhatian. Langkah tersebut penting untuk menjaga keamanan pangan sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk perikanan lokal.
Dinas PPKH Kabupaten Sambas berharap peningkatan pemahaman mengenai penanganan hasil tangkapan dapat membantu nelayan mempertahankan mutu produk dan memperoleh nilai jual yang lebih baik. Dengan kualitas yang terjaga, hasil perikanan lokal diharapkan mampu bersaing di pasar.













