SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas mendukung penuh pelaksanaan evaluasi dan penguatan Percepatan Penurunan Stunting. Kegiatan itu digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sambas pada Kamis dan Jumat, 23 dan 24 Juli 2026 di Aula BAPPERIDA Sambas.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat undangan BAPPERIDA Sambas Nomor 000.7 / 890 /PPM-Bapperida tanggal 20 Juli 2026. Agendanya adalah penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Semester I Tahun 2026 per Kecamatan serta pembahasan tindak lanjut program.
Kepala Dinas PPKH Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal program penurunan stunting sampai ke tingkat desa. Menurutnya, data dan evaluasi per kecamatan sangat dibutuhkan untuk perbaikan intervensi ke depan.
“Kami dari Dinas PPKH mendukung penuh kegiatan ini. Penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama. Tugas kami memastikan layanan keluarga berencana, pendampingan keluarga berisiko stunting, dan edukasi gizi berjalan sampai ke masyarakat,” ujar Hendy Wijaya saat ditemui di sela kegiatan, Kamis 23 Juli 2026.
Hendy menambahkan, salah satu fokus Dinas PPKH adalah penguatan pendampingan 1.000 Hari Pertama Kehidupan dan peningkatan cakupan KB. Ia menilai sinergi antar OPD menjadi kunci agar program tidak berjalan sendiri-sendiri.
Hendy menegaskan Dinas PPKH akan segera menindaklanjuti hal itu agar intervensi yang dilaksanakan dapat terdata dengan baik dan tepat sasaran untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sambas. ***













