Sambas

Kadis PPKH Sambas Hendy Wijaya Monitoring Kesehatan Sapi Banmas Presiden di Desa Mensere

×

Kadis PPKH Sambas Hendy Wijaya Monitoring Kesehatan Sapi Banmas Presiden di Desa Mensere

Sebarkan artikel ini
Kadis PPKH Sambas Hendy Wijaya Monitoring Kesehatan Sapi Banmas Presiden di Desa Mensere
Kadis PPKH Sambas Hendy Wijaya Monitoring Kesehatan Sapi Banmas Presiden di Desa Mensere

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya melakukan monitoring kesehatan sapi Bantuan Kemasyarakatan (BANMAS) Presiden Republik Indonesia di Desa Mensere, Kecamatan Tebas, Minggu 10 Mei 2026.

Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Sambas, Sekretaris Camat Tebas, Kepala Desa serta Ketua Takmir Masjid Al Muhasabah.

Monitoring dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan hewan kurban bantuan Presiden tersebut tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Sapi jenis simental dengan bobot sekitar 800 kilogram itu merupakan milik peternak asal Desa Mensere yang dibeli Presiden RI dengan harga mencapai Rp82 juta.

Hendy Wijaya mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

“Kami melakukan monitoring langsung untuk memastikan kondisi sapi tetap sehat, aktif dan layak sebagai hewan kurban bantuan Presiden,” ujar Hendy Wijaya.

Ia menjelaskan pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, nafsu makan, suhu tubuh hingga pengawasan kesehatan umum ternak.

Menurut Hendy, pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi hal penting agar kualitas ternak tetap terjaga hingga waktu penyerahan dan penyembelihan nanti.

“Sapi bantuan Presiden ini tentu mendapat perhatian khusus karena telah melalui proses seleksi kesehatan dan administrasi yang ketat,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peternak yang dinilai mampu menjaga kualitas dan kesehatan ternaknya dengan baik sehingga terpilih menjadi sapi BANMAS Presiden RI tahun 2026.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Sambas karena sapi lokal peternak kita dipercaya untuk program bantuan Presiden,” ujarnya.

DPPKH Sambas memastikan pengawasan kesehatan akan terus dilakukan secara intensif hingga pelaksanaan Idul Adha guna menjaga kondisi sapi tetap prima. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *