DPRD Sambas

H. As’an Dorong Pembinaan Sepakbola Usia Dini di Sambas

×

H. As’an Dorong Pembinaan Sepakbola Usia Dini di Sambas

Sebarkan artikel ini
H. As’an Dorong Pembinaan Sepakbola Usia Dini di Sambas
H. As’an Dorong Pembinaan Sepakbola Usia Dini di Sambas

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi Partai NasDem, H. As’an, menegaskan pentingnya pembinaan sepakbola usia dini secara sistematis dan berkelanjutan untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kejuaraan sepakbola usia dini Piala Tumuk Manggis Sambas di Lapangan Sepak Bola Tumuk Sambas, Ahad (25/10/2026). Menurutnya, pembinaan sejak usia dini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak.

“Maksud utama pembinaan usia dini adalah menanamkan disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan hidup sehat sejak kecil. Tujuannya adalah mencetak bibit-bibit unggul yang kelak bisa mengharumkan nama Kabupaten Sambas, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar H. As’an.

Ia menilai, penyelenggaraan turnamen menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sepakbola. Kompetisi memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mengasah mental dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan.

“Anak-anak butuh jam terbang. Turnamen itu adalah laboratorium mental mereka. Di sana mereka belajar menang dengan rendah hati dan kalah dengan terhormat. Turnamen juga membuka ruang seleksi yang transparan, agar bakat-bakat terpendam di desa-desa bisa terlihat,” tegasnya.

H. As’an mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora), KONI, serta pihak kecamatan dan desa untuk lebih aktif menyelenggarakan turnamen sepakbola secara berjenjang. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menjangkau kelompok umur U-10, U-12, hingga U-15 sehingga proses pembinaan berjalan lebih terarah.

Selain kompetisi, ia juga menyoroti peran strategis Sekolah Sepakbola (SSB) sebagai ujung tombak pembinaan atlet muda. Menurutnya, SSB menjadi tempat anak-anak mempelajari teknik dasar, kemampuan fisik, serta taktik permainan dengan bimbingan pelatih lokal.

“SSB adalah ujung tombak. Di sanalah anak-anak kita ditempa teknik dasar, fisik, dan taktik oleh pelatih-pelatih lokal. Kita harus dukung SSB ini, baik dengan bantuan sarana latihan, peningkatan kualitas pelatih, maupun dukungan anggaran,” katanya.

Sebagai legislator, H. As’an menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan dukungan anggaran bagi pembinaan olahraga usia dini di Kabupaten Sambas. Ia berharap perhatian terhadap sepakbola usia dini dapat menjadi investasi jangka panjang dalam melahirkan atlet-atlet berkualitas.

“Kalau pembinaannya kuat dari bawah, saya yakin 5-10 tahun ke depan Sambas akan menjadi lumbung pemain sepakbola untuk Kalbar. Ini investasi sosial yang hasilnya luar biasa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *