SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas mengimbau nelayan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk saat melaut. Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu perlu menjadi perhatian untuk menjaga keselamatan nelayan selama beraktivitas di perairan.
Kepala Dinas PPKH Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengingatkan nelayan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika hendak melaut. Nelayan diharapkan mempertimbangkan kondisi cuaca dan gelombang sebelum memutuskan berangkat menangkap ikan.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Nelayan diminta tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca dinilai berbahaya atau berpotensi mengancam keselamatan di perairan.
Selain memperhatikan kondisi cuaca, nelayan juga diimbau memastikan perahu dan mesin dalam kondisi baik serta melengkapi perlengkapan keselamatan. Persiapan tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan saat menghadapi perubahan cuaca di tengah perjalanan.
Nelayan juga diharapkan memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum berangkat. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan waktu dan wilayah penangkapan ikan yang aman.
Dinas PPKH Kabupaten Sambas mengajak nelayan untuk saling mengingatkan apabila terdapat potensi cuaca buruk di wilayah perairan. Koordinasi dan kepedulian antarnelayan diperlukan agar informasi mengenai kondisi yang berisiko dapat diketahui lebih cepat.
Melalui imbauan tersebut, Dinas PPKH Kabupaten Sambas berharap nelayan semakin mengutamakan keselamatan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Nelayan diharapkan tetap waspada, mengikuti informasi cuaca terkini, dan menghindari aktivitas melaut apabila kondisi perairan tidak memungkinkan. ***













