SAMBAS, JEJARING KALBAR – Potensi kelautan dan wisata pesisir di kawasan Teluk Atong, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, dinilai memiliki prospek besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Kawasan yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut dinilai layak dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Perikanan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, mengatakan Teluk Atong memiliki keunggulan berupa keindahan alam pantai, kekayaan sumber daya laut, serta posisi strategis sebagai kawasan perbatasan yang dapat menjadi daya tarik wisata.
Menurut Hendy, pengembangan potensi kelautan di Teluk Atong tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan dan pelaku usaha lokal.
“Teluk Atong memiliki potensi yang sangat besar. Selain panorama alam yang indah, kawasan ini juga didukung sumber daya kelautan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Yang terpenting, pengembangan tersebut harus berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya, Sabtu 13 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pengembangan kawasan pesisir perlu dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat, hingga pelaku usaha. Dengan pengelolaan yang tepat, Teluk Atong dapat menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Hendy menambahkan, sektor perikanan tangkap, usaha pengolahan hasil laut, hingga pengembangan produk ekonomi kreatif berbasis sumber daya pesisir memiliki peluang untuk terus dikembangkan di kawasan tersebut.
“Potensi yang dimiliki Temajuk sangat lengkap. Ada sektor perikanan, wisata bahari, hingga produk-produk lokal yang dapat menjadi nilai tambah bagi masyarakat. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dikelola secara terpadu dan berkelanjutan,” katanya.
Kunjungan ke Teluk Atong menjadi salah satu rangkaian kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) Temajuk 2026 yang bertujuan melihat secara langsung potensi desa perbatasan sekaligus mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Sambas. ***












