DPRD Sambas

Masih Ada Sekolah Rusak di Sambas, 122 Anak SDN 10 Semayang Belajar di Bawah Atap Bocor

×

Masih Ada Sekolah Rusak di Sambas, 122 Anak SDN 10 Semayang Belajar di Bawah Atap Bocor

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani dari Fraksi PDIP meninjau sekolah rusak di Semayang, Kecamatan Semparuk.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani dari Fraksi PDIP meninjau sekolah rusak di Semayang, Kecamatan Semparuk.

SAMBAS, JEJARING KALBAR — Kerusakan bangunan sekolah masih menjadi persoalan di Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas. Salah satunya SDN 10 Semayang di Dusun Semayang, Desa Sepadu, yang memiliki 122 siswa dari kelas I hingga VI.

Kondisi bangunan dan fasilitas belajar di sekolah tersebut memprihatinkan, mulai dari plafon berlubang, atap bocor, lantai papan keropos hingga meja dan bangku yang rusak.

Kondisi itu menjadi perhatian Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani, saat meninjau langsung sekolah tersebut bersama awak media, Selasa (13/10/2026).

Dalam kunjungan itu, ia melihat sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan. Fasilitas WC sekolah juga dilaporkan tidak layak, sehingga perlu mendapat perhatian dalam penanganan sarana dan prasarana pendidikan.

“Setelah kita melihat langsung kondisinya, memang sangat-sangat memprihatinkan. Bangunan ini perlu direnovasi, bahkan kalau memungkinkan dibangun seperti sekolah-sekolah lain yang kondisinya lebih baik,” kata Mardani.

Ia mengungkapkan, kunjungan tersebut dilakukan setelah menerima informasi mengenai kondisi sekolah yang beredar di media sosial. Ia ingin memastikan keadaan sebenarnya sekaligus mendorong adanya tindak lanjut dari instansi terkait.

Mardani mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas untuk mengetahui alokasi anggaran revitalisasi pendidikan tahun 2026 serta sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program tersebut.

Ia berharap SDN 10 Semayang dapat dipertimbangkan untuk memperoleh bantuan perbaikan. “Kami akan mencoba berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait dana revitalisasi dan titik-titik sekolah yang mendapatkan bantuan. Mudah-mudahan SDN 10 Semayang bisa mendapatkan bantuan sehingga pembangunan yang diharapkan siswa, guru, dan masyarakat dapat terwujud,” ujarnya.

Kondisi sekolah tersebut harus menjadi atensi semua pihak tentang pentingnya pendataan dan pemeriksaan teknis terhadap fasilitas pendidikan yang rusak, khususnya di Kecamatan Semparuk. Perbaikan bangunan, meja dan bangku, serta fasilitas sanitasi diperlukan agar kegiatan belajar mengajar bagi 122 siswa dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. *** (Mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *