Ketapang

Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Bupati Ketapang Dorong Guru Ukir Prestasi

×

Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Bupati Ketapang Dorong Guru Ukir Prestasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Alexander Wilyo Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Dorong Guru Ukir Prestasi
Bupati Alexander Wilyo Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026, Dorong Guru Ukir Prestasi

KETAPANG, JEJARING KALBAR – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melepas kontingen Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tahun 2026. Ia berharap para guru yang mewakili Kabupaten Ketapang dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa nama baik daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Alexander menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang olahraga dan seni tersebut. Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.

“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan percaya diri. Tampilkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, serta junjung tinggi sportivitas. Yang tidak kalah penting, jaga nama baik Kabupaten Ketapang,” demikian pesan yang dapat dirumuskan dari arahan Bupati.

Menurut Alexander, Porsenijar PGRI bukan hanya menjadi ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga kesempatan bagi para guru untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan mengembangkan bakat di bidang olahraga maupun seni.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi bekal positif bagi para peserta ketika kembali ke lingkungan sekolah masing-masing. Sebab, guru tidak hanya berperan dalam menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik.

Pemerintah Kabupaten Ketapang, lanjutnya, terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui dukungan terhadap tenaga pendidik dan organisasi profesi seperti PGRI. Keikutsertaan dalam Porsenijar diharapkan dapat memperkuat solidaritas antarguru sekaligus mendorong lahirnya prestasi yang membanggakan bagi daerah. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *