Ketapang

Kabut Asap Karhutla, 72 Penerbangan di Bandara Ketapang Batal

×

Kabut Asap Karhutla, 72 Penerbangan di Bandara Ketapang Batal

Sebarkan artikel ini
Kabut asap di bandara Rahadi Usman Ketapang.
Kabut asap di bandara Rahadi Usman Ketapang.

KETAPANG, JEJARING KALBAR – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu operasional penerbangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. Sebanyak 72 penerbangan tercatat batal sepanjang 1–24 September 2026 karena kondisi cuaca dan jarak pandang tidak memenuhi persyaratan operasional.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rahadi Oesman Ketapang, Dwi Muji Raharjo, mengatakan pembatalan dilakukan ketika jarak pandang berada di bawah batas minimum yang dipersyaratkan untuk keselamatan penerbangan.

“ kondisi jarak pandang yang berada di bawah batas minimum menyebabkan penerbangan tidak dapat dilaksanakan,” kata Dwi, Jumat (25/9/2026).

Penerbangan yang terdampak didominasi pesawat jenis ATR 72. Rute Ketapang–Pontianak (KTG–PNK) dan Pontianak–Ketapang (PNK–KTG) menjadi sejumlah rute yang mengalami gangguan.

Dwi mengatakan kondisi jarak pandang terburuk terjadi pada Kamis (24/9/2026). Berdasarkan data observasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), visibility di Bandara Rahadi Oesman sempat turun hingga sekitar 50 meter pada pukul 06.40 WIB.

Kondisi tersebut menyebabkan operasional penerbangan sangat terbatas. Penerbangan tidak dapat dipaksakan apabila jarak pandang berada di bawah batas minimum yang ditetapkan untuk operasional pesawat.

Pihak Bandara Rahadi Oesman terus memantau kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara. Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait juga dilakukan untuk menentukan operasional penerbangan berdasarkan kondisi terkini.

“Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Dwi.

Gangguan penerbangan tersebut menjadi salah satu dampak karhutla yang terjadi di Kabupaten Ketapang, selain terhadap kondisi udara dan aktivitas masyarakat di darat. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *