BlogSambas

Junihardy Blak-blakan Soal Tantangan Perikanan Sambas di Forum RKPD 2027

×

Junihardy Blak-blakan Soal Tantangan Perikanan Sambas di Forum RKPD 2027

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Junihardy, secara terbuka memaparkan kondisi riil yang dihadapi di lapangan.
Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Junihardy, secara terbuka memaparkan kondisi riil yang dihadapi di lapangan.

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Isu klasik hingga peluang besar sektor perikanan di Kabupaten Sambas mengemuka dalam Forum Lintas Perangkat Daerah, Kamis (2/4/2026). Sekretaris Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Junihardy, secara terbuka memaparkan kondisi riil yang dihadapi di lapangan.

Forum yang menjadi bagian pembahasan RKPD 2027 itu dihadiri sejumlah OPD dan difokuskan pada sinkronisasi program bidang ekonomi serta sumber daya alam. Di ruang itu, sektor perikanan menjadi salah satu perhatian karena dinilai punya daya dorong ekonomi yang kuat.

Junihardy menegaskan, potensi perikanan Sambas tidak bisa dipandang sebelah mata. “Sektor perikanan di Sambas memiliki potensi besar, baik dari sisi tangkap maupun budidaya, yang harus kita optimalkan secara maksimal,” ujarnya.

Namun, ia tak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih membelit. Keterbatasan sarana prasarana, akses permodalan hingga kapasitas sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

“Kita tidak hanya bicara peningkatan produksi, tapi juga bagaimana nelayan dan pembudidaya ini benar-benar mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih baik,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya hilirisasi sebagai langkah strategis agar hasil perikanan tidak hanya dijual mentah. “Kalau hasil perikanan ini bisa diolah lebih lanjut, tentu nilai jualnya akan meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, forum lintas perangkat daerah ini harus menjadi titik temu kebijakan, bukan sekadar agenda rutin. “Perencanaan ini harus terintegrasi, sehingga program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” tutup Junihardy. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *