DPRD Mempawah

Febrianto Desak Pemkab Mempawah Perkuat Mitigasi Bencana dan Pulihkan Lingkungan

×

Febrianto Desak Pemkab Mempawah Perkuat Mitigasi Bencana dan Pulihkan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, M. Febrianto.
Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, M. Febrianto.

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, M. V. Febrianto, mendesak pemerintah kabupaten memperkuat mitigasi bencana dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Desakan tersebut disampaikan Febrianto dalam pandangan politik Fraksi PDI Perjuangan. Ia menilai kerusakan ekosistem akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali dapat memicu bencana ekologis dan mengancam keselamatan masyarakat.

Menurut Febrianto, sejumlah aktivitas perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah, di antaranya pertambangan, operasional pabrik smelter, penambangan galian C, penambangan emas ilegal hingga pembalakan liar atau illegal logging.

“Manajemen penanggulangan bencana harus diperbaiki dan diperkuat. Pemerintah daerah juga perlu mengambil langkah pencegahan dengan memastikan aktivitas eksploitasi sumber daya alam tidak menimbulkan kerusakan lingkungan yang berujung pada bencana ekologis,” tegasnya.

Ia menekankan, penanganan bencana tidak boleh hanya berfokus pada penanggulangan ketika bencana terjadi. Pemerintah daerah harus memperkuat langkah mitigasi, pengawasan aktivitas usaha serta pemulihan kawasan lingkungan yang telah mengalami kerusakan.

Selain pengawasan terhadap aktivitas pertambangan dan eksploitasi alam, Febrianto juga mendorong Pemkab Mempawah memprioritaskan pemulihan ekosistem pesisir, terutama kawasan hutan mangrove. Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi.

Febrianto mengatakan, perhatian terhadap kelestarian lingkungan sejalan dengan prinsip perjuangan PDI Perjuangan melalui semangat Merawat Pertiwi. Ia menegaskan, prinsip tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen ideologis untuk merespons krisis ekologis dan menjaga kelestarian alam.

“Merawat Pertiwi merupakan bagian dari komitmen perjuangan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan melindungi keselamatan rakyat dari berbagai ancaman bencana alam,” ujarnya.

Ia berharap penguatan mitigasi bencana dan pemulihan lingkungan menjadi perhatian serta prioritas Pemkab Mempawah agar pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan tanpa mengabaikan keselamatan masyarakat. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *