MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – DPRD Kabupaten Mempawah menemukan masih banyak aset daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan dalam kondisi terbengkalai.
Temuan ini menjadi salah satu sorotan utama dalam rekomendasi terhadap LKPJ Bupati Mempawah tahun 2025.
Aset-aset tersebut terdiri dari barang bergerak maupun tidak bergerak yang seharusnya dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, realisasi PAD dari sektor lain-lain yang sah dilaporkan tidak mencapai target.
DPRD meminta pemerintah daerah melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk melakukan inventarisasi ulang serta optimalisasi pemanfaatan aset idle melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga.
Selain itu, DPRD juga mendorong digitalisasi manajemen aset serta transparansi informasi agar dapat diakses publik maupun investor melalui portal resmi pemerintah daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, melalui Plt Sekretaris DPRD, Syarif Yatimi saat membacakan rekomendasi menegaskan pentingnya pengelolaan aset yang profesional.
“Aset daerah harus dikelola secara transparan dan produktif agar benar-benar memberikan kontribusi terhadap PAD,” tegasnya. *** (Bung Ranie)












