SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas memperkuat pendataan nelayan dan pembudidaya sebagai langkah strategis memastikan program tepat sasaran. Pendataan ini mulai dimaksimalkan sejak awal tahun 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperbarui dan memvalidasi data lapangan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kondisi riil.
Sekretaris Dinas Perikanan, Junihardy, menegaskan bahwa akurasi data menjadi fondasi utama dalam perencanaan program.
“Data yang valid sangat penting agar program yang disusun tidak meleset dari kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pendataan tidak hanya mencakup jumlah pelaku usaha, tetapi juga kondisi usaha, sarana, hingga potensi yang dimiliki.
Dengan basis data yang kuat, program bantuan maupun intervensi pemerintah diharapkan lebih efektif, terarah, dan berdampak langsung bagi nelayan serta pembudidaya di Kabupaten Sambas. ***












