Ketapang

Bupati Ketapang Sambut Kolaborasi WeBe Konservasi Kembangkan Wisata Pesisir

×

Bupati Ketapang Sambut Kolaborasi WeBe Konservasi Kembangkan Wisata Pesisir

Sebarkan artikel ini
Bupati Ketapang sambut kunjungan Yayasan WeBe
Bupati Alexander Wilyo sambut kunjungan Yayasan WeBe

KETAPANG, JEJARING KALBAR – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambut baik rencana kolaborasi Yayasan WeBe Konservasi dalam mengembangkan potensi wisata pesisir sekaligus memperkuat pelestarian lingkungan di Kabupaten Ketapang.

Dukungan tersebut disampaikan Alexander saat menerima audiensi Yayasan WeBe Konservasi di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (4/11/2026). Pertemuan itu membahas sejumlah program pengembangan kawasan pesisir, mulai dari pendampingan desa wisata, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga konservasi ekosistem laut.

Dalam pemaparannya, Yayasan WeBe Konservasi menyampaikan sejumlah program yang telah dan sedang berjalan, khususnya di Kecamatan Kendawangan. Di antaranya digitalisasi informasi pariwisata, pengembangan usaha masyarakat pesisir, serta penanganan abrasi pantai melalui pembangunan struktur pelindung pantai yang dipadukan dengan penanaman mangrove.

Yayasan tersebut juga memaparkan potensi wisata bahari Pulau Cempedak yang memiliki kekayaan sumber daya laut, peluang budidaya lobster, serta tradisi masyarakat pesisir seperti Semah Laut. Potensi alam dan budaya itu dinilai dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.

Alexander mengatakan, pemerintah daerah terbuka terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong pembangunan, selama program yang dijalankan sesuai dengan prioritas daerah dan kebutuhan masyarakat.

“Ketapang ini rumah kita bersama. Saya ingin setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat Ketapang. Kita harus bekerja bersama, bagaimana potensi yang kita miliki dapat dikembangkan sehingga masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, sektor tersebut harus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Sebagai tindak lanjut, Alexander meminta rencana kerja sama tersebut dibahas secara teknis bersama perangkat daerah terkait, termasuk penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) sebagai landasan pelaksanaan program. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *