SUNGAI PINYUH, JEJARING KALBAR – Kegiatan api unggun dalam rangkaian Bela Negara yang digelar Krops Kadet Republik Indonesia (KKRI) bersama Kodim 1201/Mempawah di halaman Kantor Camat Sungai Pinyuh, Sabtu malam (9/5/2026), berlangsung khidmat dan penuh semangat.
Kegiatan kemah Pramuka Kwarran Sungai Pinyuh yang memasuki malam kedua ini diikuti peserta dari kalangan penegak, pandega, serta organisasi kepemudaan. Api unggun menjadi salah satu agenda utama yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat nilai pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan.
Sesepuh upacara, Utin Herniyati, dalam amanatnya menegaskan bahwa api unggun merupakan simbol persatuan dan semangat generasi muda. Ia menyebut, bara api yang menyatu menggambarkan kekuatan besar jika generasi muda bersatu.
“Semangat bela negara harus terus dijaga, tidak hanya melalui kedisiplinan fisik, tetapi juga karakter, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Selain prosesi penyalaan api, kegiatan juga diisi dengan yel-yel, penampilan kreativitas peserta, serta refleksi kebangsaan. Rangkaian ini dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarpeserta tanpa memandang latar belakang.
Api unggun juga menjadi momentum refleksi diri bagi peserta untuk mengevaluasi pengalaman selama kegiatan dan mengambil nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, KKRI dan Kodim 1201/Mempawah berharap semangat bela negara, persatuan, serta kepedulian sosial dapat semakin tertanam di kalangan generasi muda, khususnya di Kecamatan Sungai Pinyuh dan Kabupaten Mempawah. *** (Bung Ranie)












