MEMPAWAH, JEJARING KALBAR — Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap upaya pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah.
Safruddin mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan Karhutla, mulai dari pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga masyarakat dan kelompok sosial yang turut memberikan dukungan.
Menurutnya, kondisi Karhutla yang masih terjadi membutuhkan kerja bersama dan respons cepat dari seluruh elemen. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan berbagai pihak lainnya.
“Kami di DPRD Kabupaten Mempawah tentu mendukung penuh langkah pemerintah daerah dan seluruh pihak yang saat ini bekerja keras menangani Karhutla. Ini persoalan bersama, sehingga penanganannya juga harus dilakukan secara bersama-sama,” tegas Safruddin.
Ia secara khusus mengapresiasi kepedulian Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Mempawah yang turut memberikan dukungan logistik kepada Posko Terpadu Karhutla, Jumat (4/9/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa pompa air, selang, air minum mineral, vitamin, susu, dan masker. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mempawah, Drs. Aswin, M.T.
Safruddin menilai bantuan tersebut bukan sekadar dukungan logistik, tetapi menunjukkan tumbuhnya kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi Karhutla.
“Ini contoh partisipasi yang sangat baik. Ketika petugas dan relawan sedang berjuang di lapangan, ada pihak-pihak lain yang ikut memikirkan kebutuhan mereka. Dukungan seperti ini tentu sangat berarti,” ujarnya.
Ia mengatakan, perhatian terhadap kondisi para petugas dan relawan juga menjadi hal penting. Mereka harus bekerja dalam kondisi panas, menghadapi api dan asap, serta berada di lapangan dalam waktu yang tidak sebentar.
Karena itu, Safruddin mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, organisasi sosial dan kelompok masyarakat lainnya untuk terus mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
“Petugas di lapangan membutuhkan dukungan kita semua. Bukan hanya alat pemadam, tetapi juga air minum, makanan, vitamin, masker dan kebutuhan lainnya. Apa pun bentuk dukungannya, selama bisa membantu penanganan Karhutla, tentu sangat berarti,” katanya.
Sebagai pimpinan DPRD, Safruddin juga memastikan pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah daerah dalam penanganan Karhutla, termasuk penguatan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman ketika api sudah membesar. Upaya pencegahan, edukasi masyarakat, pemantauan titik rawan, serta kesiapan personel dan peralatan harus terus diperkuat.
“Kita ingin penanganan Karhutla dilakukan secara menyeluruh. Ketika ada titik api harus cepat ditangani, tetapi pencegahan juga harus diperkuat. Jangan sampai kita hanya sibuk memadamkan ketika kebakaran sudah meluas,” tegasnya.
Safruddin pun memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang hingga kini masih berada di garis depan penanganan Karhutla.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan, pemerintah desa, masyarakat dan seluruh pihak yang telah bekerja keras. Semoga sinergi ini terus terjaga sampai kondisi benar-benar aman,” pungkasnya. *** (Bung Ranie)













