KETAPANG, JEJARING KALBAR – Bupati Ketapang Alexander Wilyo meninjau pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Ratu Elok, Kecamatan Manis Mata, Kamis (30/7/2026), untuk memastikan proyek infrastruktur tersebut berjalan sesuai rencana dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Jembatan gantung sepanjang 90 meter itu dibangun untuk menghubungkan Kecamatan Manis Mata dengan Dusun Amor. Kehadirannya diharapkan mempermudah mobilitas warga, memperlancar akses pelajar menuju sekolah, memudahkan petani menuju lahan perkebunan, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.
Peninjauan dilakukan dalam rangkaian kunjungan kerja dan silaturahmi Bupati di Kecamatan Manis Mata. Alexander menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Alexander menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta jajaran TNI atas pembangunan tiga Jembatan Garuda di Kabupaten Ketapang, yakni di Desa Kemuning Biutak, Desa Terusan, dan Desa Ratu Elok.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Pangdam, Danrem, Dandim hingga Danramil atas dukungan menghadirkan pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Alexander, jembatan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ketika akses terbuka, anak-anak lebih mudah bersekolah, hasil kebun lebih cepat dipasarkan, aktivitas masyarakat semakin lancar, dan perekonomian desa ikut tumbuh. Inilah manfaat nyata yang ingin kita hadirkan melalui pembangunan,” katanya.
Terakhir Bupati Ketapang berharap pembangunan jembatan tersebut dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi desa, serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Jembatan itu ditargetkan rampung dua bulan. *** (Yoga)












