SAMBAS, JEJARING KALBAR – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, turut menyerahkan piala kepada para juara dalam kompetisi Bidar Race di Desa Mensemat, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Minggu (11/10/2026) lalu. Momentum tersebut dimanfaatkannya untuk mendorong lahirnya talenta-talenta muda pedayung Sambas yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional.
Ferdinan mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, Bidar Race bukan sekadar kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan, keberanian, kekompakan, dan semangat berkompetisi generasi muda.
Dia menilai Kabupaten Sambas memiliki potensi besar dalam olahraga dayung. Kondisi geografis yang memiliki banyak sungai menjadi salah satu modal untuk melahirkan atlet-atlet dayung berbakat yang dapat dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.
“Harapan kita, dari kegiatan seperti ini lahir pedayung-pedayung muda berbakat yang nantinya mampu membawa nama Kabupaten Sambas dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.
Ferdinan mengatakan, potensi anak muda di bidang olahraga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu, kompetisi seperti Bidar Race diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan dan pembinaan atlet potensial.
Dia juga berharap para peserta terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang diraih. Semangat berlatih, disiplin, serta menjaga kekompakan menjadi modal penting untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.
Menurut Ferdinan, olahraga tradisional seperti Bidar Race juga memiliki nilai budaya yang perlu dipertahankan. Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan tersebut turut mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi olahraga dan budaya lokal Kabupaten Sambas.













