SAMBAS, JEJARING KALBAR – Memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada 5 November, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian tumbuhan dan satwa di lingkungan sekitar.
Ferdinan mengatakan, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional merupakan momentum untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Peringatan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mengandung pesan agar masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan seluruh makhluk hidup.
Menurutnya, kekayaan alam Indonesia, termasuk berbagai jenis tumbuhan dan satwa, merupakan bagian penting dari keseimbangan ekosistem yang harus dijaga bersama. Apabila kelestariannya tidak diperhatikan, kerusakan lingkungan dapat berdampak terhadap kehidupan manusia pada masa mendatang.
“Menjaga puspa dan satwa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban kita bersama. Kepedulian itu bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tidak merusak tanaman, tidak memburu satwa dilindungi, serta menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat mengancam habitat satwa, seperti pembakaran hutan, perusakan kawasan hijau, maupun tindakan lain yang menyebabkan hilangnya tempat hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan.
Ferdinan menilai, edukasi tentang kecintaan terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda. Dengan mengenalkan kekayaan flora dan fauna sejak usia sekolah, diharapkan tumbuh kesadaran untuk ikut menjaga dan melestarikan alam.
Ia berharap peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, kelestarian alam merupakan warisan berharga yang harus dijaga agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.













