SAMBAS, JEJARING KALBAR – Bupati Sambas H. Satono meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) memperkuat evaluasi dan koordinasi program untuk mendorong percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sambas.
Hal itu disampaikan Satono saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) TPPS tingkat Kabupaten Sambas dan kecamatan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sambas, Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi yang juga menjabat sebagai Ketua TPPS Kabupaten Sambas.
Dalam arahannya, Satono menilai penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, organisasi profesi, organisasi keagamaan, perguruan tinggi, dunia usaha hingga media.
“Sejak awal kami telah berupaya menggalang potensi dari berbagai unsur, seperti organisasi profesi, organisasi keagamaan, civitas akademika termasuk dosen dan mahasiswa, pihak swasta, media, serta organisasi pemerintah daerah,” katanya.
Ia menegaskan, seluruh pihak harus bergerak secara terpadu dalam menyusun perencanaan, melaksanakan program, hingga melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap intervensi penurunan stunting.
Menurut Satono, rapat koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk meninjau kembali capaian program yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi indikator yang masih perlu ditingkatkan.
Di akhir kegiatan, Bupati Sambas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat pencapaian target penurunan stunting di Kabupaten Sambas. ***












