SAMBAS, JEJARING KALBAR – Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H. Abu Bakar, mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah bangsa, khususnya peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) yang menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan Indonesia.
Menurut Abu Bakar, peringatan tersebut bukan sekadar mengenang peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ideologi Pancasila dan keutuhan negara.
Ia menilai, pemahaman sejarah harus terus diwariskan kepada generasi muda agar mereka memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta mampu mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi.
“Jangan pernah melupakan sejarah bangsa. Kita harus terus menjaga Pancasila, memperkuat persatuan, dan memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap tertanam dalam kehidupan masyarakat,” ujar Abu Bakar.
Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Sambas, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menciptakan suasana kehidupan yang damai. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
Abu Bakar berharap peringatan G30S/PKI tahun 2026 dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus merawat kebhinekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia menegaskan, semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sambas.













