Ketapang

Warga Ketapang Gelisah, Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

×

Warga Ketapang Gelisah, Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

Sebarkan artikel ini
Ompreng MBG
Ilustrasi Ompreng MBG/Internet

KETAPANG, JEJARING KALBAR, – Sejumlah media nasional melaporkan temuan awal terkait wadah makan atau ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Tiongkok yang diduga mengandung minyak babi. Laporan itu merujuk pada hasil uji laboratorium di luar negeri yang disebut mendeteksi adanya unsur lemak babi dalam proses produksi.

CNN Indonesia, misalnya, menurunkan artikel berjudul NU DKI: 2 Uji Lab di China Terbukti Food Tray MBG Mengandung Babi. Media tersebut menulis bahwa hasil uji yang dilakukan Nahdlatul Ulama DKI Jakarta menunjukkan wadah makan MBG menggunakan minyak babi saat pencetakan.

Tempo juga mengangkat isu serupa dengan judul Bukti Minyak Babi dalam Ompreng Makan Bergizi Gratis. Media ini melaporkan bahwa refined lard atau lemak babi olahan digunakan sebagai pelumas dalam proses pencetakan ompreng berbahan baja tahan karat (stainless steel) di pabrik asal Tiongkok.

Kabar ini menimbulkan keresahan, termasuk di Kabupaten Ketapang, salah satu daerah penerima program MBG. Orang tua murid kini menanti kepastian resmi pemerintah terkait keamanan sekaligus kehalalan ompreng impor tersebut.

Hal itu disampaikan Sari (31), orang tua murid di Delta Pawan. Ia juga mengatakan sebagian orang tua bahkan memilih berhati-hati dengan tidak mengizinkan anaknya menggunakan ompreng MBG terlebih dahulu.

“Daripada was-was, lebih baik jangan dulu dipakai atau makan dari ompreng MBG itu. Kami tunggu saja kepastian yang benar-benar resmi dari pemerintah,” kata Sari.

Hal serupa juga diungkapkan Udin (42), orang tua siswa lainnya. Ia menilai pemerintah perlu segera memberi penjelasan resmi agar keresahan masyarakat tidak semakin meluas.

“Kalau memang benar ada unsur yang tidak halal, tentu kami keberatan. Apalagi ini dipakai anak-anak setiap hari di sekolah,” ujar Udin. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *