Sambas

PTMSI Sambas Sukses Gelar Kejuaraan Terbesar, Sudarwin: Pembinaan Atlet Harus Berkelanjutan

×

PTMSI Sambas Sukses Gelar Kejuaraan Terbesar, Sudarwin: Pembinaan Atlet Harus Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Momen Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi foto bersama Ketua PTMSI Kabupaten Sambas, Sudarwin, dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Hendro Sudomo dalam penutupan event se Kalbar di Pemangkat.
Momen Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi foto bersama Ketua PTMSI Kabupaten Sambas, Sudarwin, dan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Hendro Sudomo dalam penutupan event se Kalbar di Pemangkat.

PEMANGKAT, JEJARING KALBAR – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Sambas kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan olahraga dengan sukses menggelar Kejuaraan Tenis Meja Se-Kalimantan Barat 2026. Turnamen yang berlangsung di GOR PTMSI Kabupaten Sambas, Jalan M. Sohor Gang Futsal, Sinam, Pemangkat Kota, resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sambas, Heroldi Heroaldi Djuhardi Alwi, Minggu (24/5/2026).

Kejuaraan yang diinisiasi PTMSI Kabupaten Sambas tersebut menjadi salah satu ajang tenis meja terbesar di Kalimantan Barat tahun ini dengan total hadiah mencapai Rp76,6 juta. Rangkaian pertandingan telah dimulai sejak 15 Mei 2026 melalui kejuaraan tingkat Kabupaten Sambas sebelum dilanjutkan dengan kompetisi tingkat Kalimantan Barat pada 22 hingga 24 Mei 2026.

Ketua PTMSI Kabupaten Sambas, Sudarwin, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet secara berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang kompetisi bagi atlet muda maupun atlet senior dari berbagai daerah.

Menurutnya, PTMSI Sambas ingin menghadirkan turnamen yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat dibina menuju level yang lebih tinggi.

“Kejuaraan ini menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan tenis meja, khususnya bagi atlet usia dini dan pelajar yang nantinya diharapkan mampu menjadi atlet andalan daerah,” ujarnya.

Berbagai kategori dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut. Pada tingkat Kabupaten Sambas, nomor yang diperlombakan meliputi tunggal putra dan putri tingkat SD, SMP dan SMA sederajat, tunggal umum putra dan putri, ganda umum putra dan putri, ganda campuran, serta kategori grade B dan C.

Sementara pada tingkat Kalimantan Barat, pertandingan meliputi tunggal umum non-voor, tunggal umum putri, tunggal umum grade A+, A, B dan C, tunggal putra SD, SMP dan SMA sederajat, tunggal putri pelajar, ganda kombinasi AC, BC dan CC, serta ganda U-100 untuk peserta veteran dengan total usia pasangan minimal 40 tahun.

Salah satu kategori yang paling menyita perhatian adalah Tunggal Umum Grade A+, A, B dan C. Para finalis dari masing-masing grade berhak tampil di babak Grand Final untuk memperebutkan hadiah utama senilai Rp5 juta bagi juara pertama, Rp2,5 juta untuk juara kedua, dan Rp1,25 juta bagi juara ketiga bersama.

Dalam sambutannya saat menutup kejuaraan, Wakil Bupati Sambas Heroldi Heroaldi Djuhardi Alwi memberikan apresiasi kepada PTMSI Kabupaten Sambas dan seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan turnamen tersebut.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sambas mendukung penuh kegiatan olahraga yang berorientasi pada pembinaan dan pencarian bibit atlet sejak usia dini.

“Kegiatan ini sangat positif untuk menumbuhkembangkan minat olahraga di tengah masyarakat, sekaligus menyaring bibit muda berbakat yang siap mengharumkan nama Sambas dan Kalimantan Barat,” kata Heroldi.

Menurutnya, kejuaraan seperti ini menjadi sarana penting dalam proses rekrutmen dan pembinaan atlet sehingga ke depan mampu melahirkan atlet tenis meja profesional yang dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendro Sudomo, turut mengapresiasi keberhasilan PTMSI Kabupaten Sambas dalam menyelenggarakan kejuaraan berskala Kalimantan Barat tersebut.

Hendro menilai konsistensi PTMSI menggelar kompetisi mulai dari tingkat pelajar hingga umum merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

“Kejuaraan ini menunjukkan bahwa Sambas mampu menjadi tuan rumah event olahraga tingkat Kalbar. Saya mengapresiasi PTMSI Kabupaten Sambas yang terus berkomitmen melakukan pembinaan atlet dari usia dini hingga tingkat prestasi. Kegiatan seperti ini perlu terus didukung karena menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga daerah,” ujarnya.

Kejuaraan ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara oleh Wakil Bupati Sambas. Selain memberikan ucapan selamat kepada para pemenang, ia juga memotivasi atlet yang belum berhasil meraih prestasi agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini semakin mengukuhkan PTMSI Kabupaten Sambas sebagai salah satu motor penggerak pembinaan tenis meja di Kalimantan Barat, sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *