Kalimantan Barat

Pemprov Kalbar Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Bank Kalbar dan RSJ Raih Bintang 5

×

Pemprov Kalbar Borong Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Bank Kalbar dan RSJ Raih Bintang 5

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalbar, Ria Norsan menerima penghargaan TOP BUMD Award 2026.Gubernur Kalbar, Ria Norsan menerima penghargaan TOP BUMD Award 2026.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan menerima penghargaan TOP BUMD Award 2026.

JAKARTA, JEJARING KALBAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meraih sejumlah penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (13/4/2026). Dua instansi utama, Bank Kalbar dan RSJ Kalimantan Barat, berhasil meraih predikat tertinggi Bintang 5.

Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut, penghargaan ini menjadi bukti konsistensi pelayanan publik dan kinerja BUMD di daerah.

“Bank Kalbar berhasil mempertahankan prestasi dengan meraih penghargaan untuk kelima kalinya dengan predikat Bintang 5. RSJ Kalbar juga meraih predikat yang sama atas layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain tingkat provinsi, penghargaan juga diraih di level kabupaten/kota. Layanan air bersih dari Kabupaten Sanggau dan Sintang mendapat pengakuan nasional. Sementara sektor kesehatan dari Kabupaten Sambas dan Kubu Raya turut memperoleh penghargaan.

Ria Norsan menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas layanan, bukan sekadar seremoni tahunan.

“Penghargaan ini diharapkan mendorong peningkatan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menekankan pentingnya peran BUMD dalam mendorong ekonomi daerah sekaligus menyediakan layanan publik.

Ia menjelaskan, BUMD memiliki tiga fungsi utama, yakni menyediakan barang dan jasa, mendukung perekonomian daerah, serta menghasilkan pendapatan bagi daerah.

Menurutnya, setiap BUMD juga dituntut minimal mencapai full cost recovery dengan margin keuntungan untuk menjaga keberlanjutan usaha.

Data Kemendagri mencatat, terdapat lebih dari seribu BUMD di Indonesia dengan total aset mencapai Rp1.240 triliun dan laba Rp24,1 triliun.

Kemendagri juga mendorong pemerintah daerah melakukan pemetaan dan penguatan tata kelola BUMD agar mampu berkembang serta menarik minat investor.

“BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Yusharto. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *