KETAPANG, JEJARING KALBAR, – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban terakhir dalam insiden kebakaran kapal pengangkut BBM KM Laut Anugerah di Sungai Pawan, Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Minggu (3/5/2026) pagi.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di bagian haluan depan kapal dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Koordinator Pos SAR Ketapang, Ayub, menjelaskan bahwa proses pencarian telah dilakukan sejak pagi hari dengan metode penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius 4 mil laut.
“Pencarian dimulai pukul 06.00 WIB oleh tim SAR gabungan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga radius 4 nautical mile. Pada pukul 10.00 WIB, korban berhasil ditemukan di bagian depan kapal dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Ayub.
Korban diketahui bernama Aldi (15), seorang remaja laki-laki warga Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) pun resmi diusulkan untuk ditutup.
“Dengan ditemukannya korban terakhir, maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 10.30 WIB dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” tambah Ayub.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Ketapang, Polairud Ketapang, Koramil Delta Pawan, Polsek Delta Pawan, BPBD Ketapang, Pos AL Ketapang, Satpol PP, Puskesmas Delta Pawan, potensi SAR, serta aparat Desa Sukabangun Dalam.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada kapal KM Laut Anugerah yang berada di Sungai Pawan. Dari total enam korban dalam insiden tersebut, satu orang sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. *** (Yoga)












