MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan ditunjukkan warga RT 04, Dusun Terdu, Desa Anjongan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah. Mereka bergotong royong menambal bagian badan jembatan menggunakan semen pada Minggu hingga Senin, 1–2 November 2026.
Aksi tersebut dilakukan atas inisiatif warga yang khawatir dengan kondisi badan jembatan dan keselamatan pengendara yang melintas. Sebelum pengerjaan, warga terlebih dahulu berkoordinasi dan bermusyawarah dengan pemerintah desa hingga mendapat persetujuan Kepala Desa Anjongan Dalam, Andi Wiyata.
Deni, salah seorang warga RT 04, mengatakan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama. “Kami melakukan ini karena peduli dengan keselamatan pengendara yang melintasi jembatan. Jangan sampai kondisi jembatan ini membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Kepala Desa Anjongan Dalam, Andi Wiyata, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Dia menjelaskan, warga RT 04 Dusun Terdu sebelumnya juga pernah melakukan perbaikan jembatan pada Juli 2025 dengan membongkar dan mengganti gorong-gorong yang pecah akibat usia bangunan. Gorong-gorong jembatan itu diketahui terakhir diperbaiki pada 2011.
“Memang sudah dua kali warga melakukan upaya perbaikan secara gotong royong. Pemerintah desa juga sudah menyampaikan kondisi jembatan ini kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah,” kata Andi.
Dia mengatakan, pihak desa memahami kondisi anggaran pemerintah daerah yang mengalami pemangkasan dari pemerintah pusat. Meski demikian, pihaknya berharap kondisi jembatan tersebut mendapat perhatian agar penanganannya dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
“Kepada masyarakat Desa Anjongan Dalam dan pengguna jalan yang melintasi jalur Anjungan-Mempawah, kami harapkan bersabar dan tetap berhati-hati saat melintasi jembatan yang sedang dikerjakan warga,” imbaunya. *** (Bung Ranie)













