Ketapang

Bupati Ketapang Luncurkan Program “Ketapang Sehat”, Ajak Donor Darah Jadi Budaya Kemanusiaan

×

Bupati Ketapang Luncurkan Program “Ketapang Sehat”, Ajak Donor Darah Jadi Budaya Kemanusiaan

Sebarkan artikel ini
Bupati Ketapang Luncurkan Program "Ketapang Sehat", Ajak Donor Darah Jadi Budaya Kemanusiaan
Bupati Ketapang Luncurkan Program "Ketapang Sehat", Ajak Donor Darah Jadi Budaya Kemanusiaan

KETAPANG, JEJARING KALBAR – Bupati Ketapang Alexander Wilyo resmi meluncurkan Program Donor Darah “Ketapang Sehat” yang diinisiasi Yayasan Laskar Peduli Ketapang di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/7/2026). Program tersebut diharapkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ketersediaan stok darah sekaligus menumbuhkan budaya donor darah di tengah masyarakat.

Peluncuran program dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PMI Kabupaten Ketapang, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, instansi vertikal, perbankan, organisasi profesi kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga relawan donor darah.

Dalam sambutannya, Alexander Wilyo mengapresiasi Yayasan Laskar Peduli Ketapang yang menggagas program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan.

“Ini kegiatan sosial yang sangat positif dan patut kita dukung bersama. Yang terpenting bukan hanya peluncuran hari ini, tetapi bagaimana donor darah menjadi gerakan rutin dan berkelanjutan di Kabupaten Ketapang,” ujarnya.

Bupati menegaskan pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menyebut donor darah sebagai tindakan sederhana yang mampu menyelamatkan nyawa sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor.

Alexander juga mengajak seluruh perangkat daerah, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga lembaga pendidikan untuk secara berkala menyelenggarakan kegiatan donor darah.

“Kegiatan donor darah tidak harus dipusatkan di satu lokasi. Bisa dilaksanakan di kantor, perusahaan, sekolah maupun pada berbagai kegiatan masyarakat. Yang penting adalah semangat bersama membantu sesama,” katanya.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan bersama PMI Kabupaten Ketapang terus memperkuat sinergi agar pelayanan donor darah berjalan aman, lancar, dan berkesinambungan sehingga kebutuhan darah masyarakat dapat terpenuhi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Alexander Wilyo menjadi pendonor pertama usai meresmikan Program Donor Darah “Ketapang Sehat”.

Sementara itu, Ketua Yayasan Laskar Peduli Ketapang, Herlina, mengatakan yayasan yang berdiri sejak 2020 bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Program donor darah diinisiasi sebagai respons terhadap masih terbatasnya stok darah di Kabupaten Ketapang, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, terutama dalam kondisi darurat.

Ketua PMI Kabupaten Ketapang, M. Fuadi, menyambut baik lahirnya gerakan tersebut. Menurutnya, kehadiran Yayasan Laskar Peduli Ketapang menjadi energi baru dalam memperkuat gerakan donor darah di daerah.

Ia mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai budaya karena kebutuhan darah di Kabupaten Ketapang masih cukup tinggi, sementara jumlah pendonor sukarela masih perlu terus ditingkatkan.

Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan aksi donor darah yang diikuti Bupati Ketapang, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, relawan, dan masyarakat yang telah mendaftarkan diri sebagai pendonor. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *