DPRD Sambas

Tenaga Kesehatan Harus Humanis, Figo Ingatkan Fasilitas Mewah Tak Cukup Tanpa SDM Berkualitas

×

Tenaga Kesehatan Harus Humanis, Figo Ingatkan Fasilitas Mewah Tak Cukup Tanpa SDM Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Rapat kerja Komisi IV DPRD dengan RSUD Sambas
Rapat kerja Komisi IV DPRD dengan RSUD Sambas.

SAMBAS, JEJARING KALBAR- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo, menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya mengacu pada penerapan SOP dan fasilitas yang lengkap. Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi IV DPRD bersama manajemen RSUD Sambas dan Dinas Kesehatan, Senin 2 Februari 2026.

Ia mengatakan, rapat kerja itu menindaklanjuti masalah berita RSUD Sambas yang viral, berkaitan dengan hak pasien, kamar penuh, dan rujukan. Menurutnya, pelayanan kepada publik harus didukung oleh sumber daya manusia yang ramah, humanis, serta mampu berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat.

Figo menyampaikan bahwa tuntutan publik terhadap pelayanan kesehatan kini semakin tinggi. Tidak hanya fasilitas yang memadai, cara berkomunikasi tenaga kesehatan dengan pasien juga menjadi faktor penting yang menentukan tingkat kepuasan masyarakat.

“Pelayanan yang baik bukan hanya soal prosedur atau fasilitas, tetapi bagaimana tenaga kesehatan mampu memberikan pelayanan dengan sikap yang ramah, santun, humanis, dan solutif,” ujar Figo.

Lebih jauh ia menjelaskan, terutama tenaga kesehatan yang ditempatkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan bangsal perawatan harus memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan.

Kecerdasan emosional menjadi aspek utama yang perlu dimiliki oleh tenaga kesehatan, karena pasien yang datang biasanya berada dalam kondisi sensitif dan membutuhkan pendekatan yang penuh empati.

“Tenaga kesehatan tidak sekedar terampil di bidangnya, tetapi juga harus menyadari kondisi batin pasien yang sedang sakit, agar komunikasi yang dilakukan tidak membuat pasien tersinggung atau marah,” tegasnya.

Figo menambahkan, fasilitas yang lengkap dan mewah tidak akan berarti apa-apa apabila SDM rumah sakit belum memahami ruh pelayanan publik, terlebih dalam pelayanan kesehatan yang merupakan hak dasar masyarakat.

“Kita masih optimis dengan fasilitas yang lengkap dan baru, didukung SDM yang berkualitas, dokter dan tenaga kesehatan lainnya terampil, ditambah RSUD Sambas sudah mendapat predikat paripurna, maka RSUD Sambas mampu menjadi RSUD pilihan masyarakat,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *